Search This Blog

Showing posts with label Tahanan Palestina di Penjara Israel. Show all posts
Showing posts with label Tahanan Palestina di Penjara Israel. Show all posts

Thursday, August 18, 2011

299 Warga Palestina Masih Mendekam di Sel Israel lebih dari 20 Tahun

Rabu, 17/08/2011 21:57 WIB
KNRP - Data yang baru dirilis mengungkapkan tercatat 299 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel telah mendekam lebih dari 20 tahun. Laporan itu mencuat di tengah laporan adanya kesepakatan pertukaran tahanan yang diinisiasi oleh Hamas.

Menurut biro statistik dari Kementerian Urusan Tahanan Palestina, 299 tahanan Palestina yang mendekam itu dipenjarakan sebelum Persetujuan Oslo, dan Tel Aviv menolak untuk melepaskan mereka setelah pembentukan Otoritas Palestina (PA), demikian menurut koresponden Press TV, Rabu hari ini.

Isu ini kembali mencuat sebagai babak baru pembicaraan tentang kesepakatan pertukaran tawanan antara Hamas dan pejabat Israel yang akan dimulai di ibukota Mesir, Kairo.

Kepala Biro Politik Hamas, Khaled Meshaal sudah tiba di Kairo pada hari Selasa kemarin bersama dengan delegasi untuk mendiskusikan kesepakatan pertukaran itu dengan mediasi pejabat keamanan Mesir, demikian menurut seorang pejabat senior keamanan Mesir.

Mesir telah menengahi pembicaraan antara Israel dan Hamas atas kesepakatan tahanan yang akan melihat peluang pembebasan prajurit Israel, Gilad Shalit yang ditangkap pada Juni 2006, dimana ia akan ditukar dengan hampir 1.000 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.

Negosiasi serius terakhir terkait pertukaran tahanan antara faksi Palestina yang menangkap Shalit dan Tel Aviv terjadi pada Desember 2009, tetapi tidak ada kesepakatan yang berhasil tercapai.

"Menurut faksi yang menangkap Gilad Shalit, dari saat itu di sudah ditangkap dimana mereka mengumumkan daftar ini dan daftar itu yang termasuk kelompok tahanan yang telah menghabiskan lebih dari 20 tahun di balik jeruji besi. Mereka adalah prioritas," kata Ketua Tahanan Palestina, Qadoura Fares.

Beberapa keluarga tahanan Palestina di penjara Israel lagi-lagi berharap bahwa perundingan di Kairo akan membuahkan hasil dan bahwa orang yang mereka cintai dapat kembali pulang.

"Kami selalu berharap dan berdoa kepada Allah. Mudah-mudahan, kali ini kesepakatan itu akan berhasil dan tahanan sebanyak mungkin akan dilepaskan," kata adik seorang tahanan Palestina, Abu Abdallah Shalbak.

Menurut laporan terbaru dari PA, 6.000 warga Palestina saat ini ditahan di penjara Israel, termasuk 219 yang ditahan tanpa ada tuduhan apapun. Dari warga Palestina yang ditahan tercatat 44 tahanan telah menghabiskan lebih dari seperempat abad di balik jeruji Israel.

Banyak warga Palestina yakin, bahwa baik perjanjian maupun tekanan internasional dapat melepaskan tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel, dan bahwa kebebasan para pejuang kemerdekaan dipenjara adalah tugas yang hanya dapat dicapai dengan perlawanan.(milyas/presstv)
 
http://knrp.or.id/berita/aktual/299-warga-palestina-masih-mendekam-di-sel-israel-lebih-dari-20-tahun.htm

Walah! Israel Isolasi Tahanan Palestina yang Buta


Selasa, 16/08/2011 10:39 WIB

KNRP - Otoritas penjara Israel telah mencapai titik terendah dalam rasa kemanusiannya setelah mengisolasi tahanan yang kehilangan penglihatan setelah mereka mengabaikan tindakan medis atas tahanan itu.

"Isolasi sejumlah (orang) ke kuburan untuk para tahanan saat mereka masih hidup. Semua kebutuhan hidup yang hilang, dan kami sedang dimasukkan perlahan-lahan ke kematian setiap saat," kata pengacara Komunitas Tahanan Palestina, Ahmed al-Maghrabi.

Pernyataan itu mencuat setelah penjara Israel memperpanjang masa isolasi tahanan buta, Obadeh Bilal, sampai 8 Oktober mendatang.

Bilal, warga Nablus, pertama kali ditangkap pada bulan April 2002 dan kehilangan penglihatannya akibat penyakit retina yang tidak terawat di penjara. Sebelum penangkapannya, penghilatannya masih utuh. Pengurus penjara Israel mengisolasi Bilal lantaran Israel mengklaim dia sebagai ancaman terhadap keamanan Negara Israel.

Pusat Palestina untuk Tahanan menambahkan bahwa istri Bilal, 65 tahun, saudara, dan anggota keluarga lainnya juga telah ditangkap dan diinterogasi dalam upaya untuk menekan dirinya. Bilal memiliki dua saudara yang melayaninya selama masa hukumannya di penjara Israel.

Pusat Palestina untuk Tahanan itu mengatakan bahwa total tahanan Palestina yang ditahan di isolasi di penjara-penjara Israel sekarang ini 19 orang.(milyas/PIC)



http://knrp.or.id/berita/aktual/walah-israel-isolasi-tahanan-palestina-yang-buta.htm

Tahanan Palestina di Penjara Israel Diberi Makan Empat Jam Setelah Waktu Berbuka

Senin, 15/08/2011 22:47 WIB

Warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel harus berpuasa lebih panjang, karena pihak penjara Israel di Etzion menetapkan jadwal pemberian makanan yang ketat.

Pihak penjara menetapkan jadwal makan malam selama bulan Ramadan pada pukul 10.00 malam. Padahal para tahanan, terutama warga Palestina sudah seharian berpuasa. Karena penetapan jadwal pemberian makanan pukul 10.00 malam, maka mereka harus berpuasa selama hampir 19 jam, atau lebih panjang 4 jam setelah waktu berbuka.

Makanan yang diberikan pun sangat minim, hanya sekerat roti, seiris tomat dan mentimun, serta sekaleng minuman yogurt.

Sementara itu, seorang tahanan bernama Mahmoud Zaa'lol mengatakan bahwa di penjara Etzion ada 25 tahanan anak-anak Palestina. Mereka mengalami pelecehan dan penganiayaan saat ditangkap oleh tentara-tentara zionis.

Tahanan anak-anak itu dipaksa menandatangani surat pernyataan berbahasa Ibrani yang tidak mereka mengerti artinya.

Kebiadaban tentara-tentara zionis terhadap warga Palestina juga berlangsung di luar dinding penjara. Mereka melarang warga Palestina yang tinggal di kamp pengungsi Al-Fawwar, selatan Hebron mengambil air minum dari sumber mata air yang berada dekat kamp pengungsian itu.

Warga Palestina bahkan dilarang mendekat ke sumber air, dan untuk itu militer zionis membangun sebuah pos pemeriksaan di pintu masuk kamp pengungsi agar penghuni kamp pengungsi tidak bisa mengakses sumber air minum tersebut.

Masih di kota Hebron, tentara-tentara zionis juga melakukan penyerbuan ke sejumlah pemukiman warga Palestina di kota itu dan kota-kota lain disekitarnya. Di tempat itu, militer Israel lagi-lagi membuat pos-pos pemeriksaan dengan dalih "keamanan". Di pos-pos itu, tentara-tentara zionis menyetop setiap kendaraan milik warga Palestina yang lewat sehingga ruang gerak warga Palestina sangat terbatas. (aisyah/wf)

http://knrp.or.id/berita/aktual/tahanan-palestina-di-penjara-israel-baru-berbuka-empat-jam-setelah-waktu-berbuka.htm